• Minggu, 14 Agustus 2022

Nggak Perlu Antre di Polres, Membuat SKCK Sekarang Bisa Online, Ini Caranya!

- Rabu, 6 November 2019 | 15:57 WIB
IMG_20191106_225609
IMG_20191106_225609

JAMBISIBER, Info - Selama ini, banyak orang yang berpikir bahwa membuat SKCK memakan banyak waktu dan prosesnya ribet. Namun kini, pemerintah membuatnya semakin mudah. Sekarang kamu bisa membuat SKCK untuk daftar CPNS maupun untuk keperluan lain secara online.

Berikut Tips rangkum alur membuat SKCK secara online yang bisa kamu terapkan secara mandiri di rumah.

Pertama peserta juga wajib menyiapkan sejumlah persyaratan sebelum mengajukan pembuatan SKCK online.

Sejumlah syarat pembuatan SKCK online dilansir jambisiber.com dari laman resmi, skck.polri.go.id.

- KTP atau tanda pengenal lainnya - Kartu Keluarga asli - Akte Lahir/ Surat Kenal Lahir - Scan foto diri 4x6 dengan latar belakang merah (6 lembar/ siapkan lebih untuk cadangan) - Melampirkan sidik jari

Kartu sidik jari bisa didapatkannya di polres dengan surat rekomendasi dari polsek setempat. Syarat dokumen perekaman rumus sidik jari:

1. Fotokopi KTP sebanyak 1 lembar 2. Foto depan ukuran 4×6 latar belakang merah 2 lembar 3. Foto samping kiri ukuran 4×6 latar belakang merah 1 lembar 4. Foto samping kanan ukuran 4×6 latar belakang merah 1 lembar 5. Melengkapi form sidik jari (nama, bentuk wajah, rambut, dan ciri fisik lainnya)

Berdasarkan prosedur di laman resmi skck.polri.go.id, simak tata cara membuat SKCK online, sebagai berikut ini:

1. Pelamar membuka situs SKCK di https://skck.polri.go.id/. 2. Pilih menu "FORM. PENDAFTARAN" yang ada di pojok kanan. 3. Pilih keperluan pembuatan SKCK yakni "Polres - melamar sebagai PNS", lalu isi alamat dan pilih metode pembayaran. 4. Klik lanjut dan isi data pribadi. 5. Unggah pas foto berlatar belakang merah dengan ukuran 4x6. 6. Klik lanjut dan isi data keluarga. Ada pasangan suami/istri bagi yang sudah menikah, dan ada ayah serta ibu bagi yang belum. 7. Klik lanjut dan isi riwayat pendidikan dari SD hingga universitas. 8. Klik lanjut dan isi pertanyaan soal perkara pidana atau pelanggaran. 9. Klik lanjut dan isi ciri fisik mulai dari rambut, wajah, kulit, tinggi dan berat badan, dan tanda istimewa. Ada juga isian rumus sidik jari jika punya kartu sidik jari. Bagi yang tidak, bisa dikosongkan. 10. Klik lanjut ke halaman lampiran. Unggah lampiran KTP, paspor, kartu keluarga, dan akta lahir/ijazah. Lampiran sidik jari bisa dikosongkan jika tidak tersedia. 11. Isi bagian keterangan. Ada riwayat pekerjaan, hobi, alamat yang mudah dihubungi, alamat email. Khusus orang asing, isi bagian sponsor. 12. Centang pernyataan kebenaran data lalu klik proses.

Halaman:

Editor: Redaksi

Terkini

Makna Sumpah Pemuda di Masa Pandemi Covid-19

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 05:24 WIB

Belajar dan Pembelajaran

Jumat, 6 November 2020 | 00:51 WIB

Kendala Belajar di Masa Pandemi

Selasa, 25 Agustus 2020 | 08:38 WIB

Kenormalan Baru yang Tidak Normal

Senin, 24 Agustus 2020 | 05:22 WIB

Orang Rimba, Mengemis di Tanah Sendiri

Minggu, 19 Januari 2020 | 17:08 WIB

KEZALIMAN BPHTB

Senin, 30 Desember 2019 | 15:13 WIB

Viral, Bule Prancis Kepincut Pria Asal Flores

Rabu, 27 November 2019 | 09:59 WIB

Digaji 42 Juta Perbulan untuk Menghisap Ganja, Mau?

Senin, 18 November 2019 | 15:37 WIB

Duarr! Medan Diguncang Bom, Ini Kronologisnya

Rabu, 13 November 2019 | 06:51 WIB
X